Transcription

Modul 09PERHITUNGAN VOLUME, ANALISIS HARGA SATUANDAN RABDIKLAT PERENCANAAN TEKNIS RAWATAHUN 2016PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SUMBER DAYA AIR DAN KONSTRUKSI

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABKATA PENGANTARPuji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas selesainyavalidasi dan penyempurnaan Modul Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuandan RAB sebagai Materi Substansi dalam Diklat Teknis Perencanaan IrigasiTingkat Dasar. Modul ini disusun untuk memenuhi kebutuhan kompetensi dasarAparatur Sipil Negara (ASN) di bidang Sumber Daya Air (SDA).Modul Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RAB disusun dalam 6(enam) bab yang terbagi atas Pendahuluan, Materi Pokok, dan Penutup.Penyusunan modul yang sistematis diharapkan mampu mempermudah pesertapelatihan dalam memahami Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABdalam perencana rawa lebak. Penekanan orientasi pembelajaran pada modul inilebih menonjolkan partisipasi aktif dari para peserta.Akhirnya, ucapan terima kasih dan penghargaan kami sampaikan kepada TimPenyusun dan Narasumber Validasi, sehingga modul ini dapat diselesaikandengan baik. Penyempurnaan maupun perubahan modul di masa mendatangsenantiasa terbuka dan dimungkinkan mengingat akan perkembangan situasi,kebijakan dan peraturan yang terus menerus terjadi. Semoga Modul ini dapatmemberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi ASN di bidang SDA.Kepala Pusat Pendidikan dan PelatihanSumber Daya Air dan KonstruksiDr.Ir. Suprapto, M.EngPusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksii

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABDAFTAR ISIKATA PENGANTAR . iDAFTAR ISI . iiDAFTAR TABEL . viDAFTAR GAMBAR . viiPETUNJUK PENGGUNAAN MODUL . viiiBAB I PENDAHULUAN . I-11.1Latar Belakang . I-11.2Deskripsi . I-21.3Tujuan Pembelajaran . I-21.3.1 Kompetensi Dasar . I-21.3.2 Indikator Keberhasilan . I-21.4Materi Pokok dan Sub Materi Pokok . I-31.5Estimasi Waktu . I-3BAB II SPESIFIKASI TEKNIK . II-12.1Umum . II-12.2Pekerjaan Tanah . II-22.2.1 Galian . II-22.2.2 Timbunan (Urugan) . II-62.2.3 Timbunan Daerah Rawa Bergambut . II-142.3Penebangan Pohon dan Pencabutan Akar . II-212.3.1 Uraian . II-212.3.2 Pelaksanaan Penebangan Pohon dan Pencabutan Akar . II-212.3.3 Pengupasan. II-232.3.4 Pengukuran dan Pembayaran . II-232.4Pekerjaan Beton . II-242.4.1 Uraian . II-242.4.2 Toleransi . II-242.4.3 Bahan-bahan . II-252.4.4 Pengujian Bahan . II-332.4.5 Kualitas Adukan Beton . II-332.4.6 Pengujian Coran/Beton . II-382.4.7 Cetakan . II-432.4.8 Pembukaan Cetakan . II-46Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksiii

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RAB2.4.9 Pembuatan dan Pemasangan Besi Beton . II-472.4.10Pengangkutan, Penempatan, dan Pemadatan Beton . II-502.4.11Perawatan Beton . II-562.4.12Penyelesaian Permukaan . II-572.5Pekerjaan Pasangan Batu . II-602.5.1 Pasangan Batu . II-602.6“Batu Candi” dan Pasangan Batu Muka Khusus . II-712.7Pasangan Batu Kosong. II-742.8Batu Lindung Rip Rap . II-772.9Kayu. II-812.10 Latihan . II-832.11 Rangkuman. II-83BAB III HARGA SATUAN PEKERJAAN . III-13.1Umum . III-13.2Komponen Biaya . III-13.3Upah . III-13.4Bahan . III-23.5Koefisien . III-23.6Faktor – faktor yang mempengaruhi . III-33.7Harga Satuan Langsung . III-33.8Biaya Langsung . III-43.8.1 Menghitung Harga Komponen Tenaga Kerja . III-43.8.2 Menghitung Harga Komponen Bahan . III-53.8.3 Menghitung Harga Komponen Peralatan . III-63.9Biaya Tidak Langsung . III-73.9.1 Overhead (Biaya umum) . III-73.9.2 Biaya resiko pekerjaan . III-73.9.3 Keuntungan atau Profit . III-83.10 Latihan . III-93.11 Rangkuman. III-9BAB IV ANALISA HARGA SATUAN . IV-14.1Jenis Harga Satuan . IV-14.1.1 Harga Satuan Dasar (HSD) . IV-14.1.2 Harga Satuan Pekerjaan (HSP) . IV-14.1.3 Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) . IV-1Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksiiii

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RAB4.2Metode Penyusunan dan Pengumpulan Harga Satuan . IV-24.2.1 Harga satuan dasar ini dihimpun berdasarkan sumber . IV-24.2.2 HSP . IV-24.2.3 HSPK . IV-24.3Penggunaan Dalam Menghitung Biaya . IV-34.4Contoh Harga Satuan Pokok Kegiatan . IV-44.5Contoh Perhitungan Harga Satuan Pokok Kegiatan . IV-64.6Harga Standar Upah Berdasarkan Upah Minimum Regional (UMR) . IV-74.6.1 Upah Lokal . IV-74.6.2 Upah Yang Didatangkan . IV-94.7Bahan . IV-94.7.1 Harga Satuan Bahan Dasar . IV-94.7.2 Harga Satuan Bahan Olahan . IV-114.8Peralatan . IV-164.8.1 Biaya pemilikan (biaya pasti initial cost atau capital cost) . IV-164.8.2 Biaya Operasi Peralatan . IV-194.9Sewa Peralatan . IV-204.10 Depreasiasi Alat Berat . IV-264.11 Perhitungan Jumlah Truk . IV-284.12 Latihan . IV-304.13 Rangkuman. IV-30BAB V PERHITUNGAN BIAYA PEKERJAAN . V-15.1Umum . V-15.2Biaya Overhead . V-15.3Harga Satuan Pekerjaan . V-25.4PPn . V-25.5Biaya Lumpsum . V-25.6Biaya Konstruksi / Biaya Pekerjaan . V-35.7Biaya Eskalasi atau Penyesuaian Kenaikan Harga . V-75.8Latihan . V-85.9Rangkuman. V-8BAB VI PENUTUP . VI-16.1Simpulan . VI-16.2Tindak Lanjut . VI-4DAFTAR PUSTAKA . ixPusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksiiv

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABGLOSARIUM . xPusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksiv

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABDAFTAR TABELTabel 4. 1 - Contoh harga satuan Pokok Kegiatan . IV-4Tabel 4. 2 - Contoh Perhitungan Satuan Pokok Kegiatan . IV-6Tabel 4. 3 - Contoh Daftar Harga Satuan Dasar Upah . IV-8Tabel 4. 4 - Analisa Harga Satuan Dasar Bahan . IV-10Tabel 4. 5 - Uraian Analisa Harga Satuan Bahan olahan . IV-13Tabel 4. 6 - Daftar Harga Satuan Dasar Bahan . IV-15Tabel 4. 7 - Nilai CRF (D) . IV-17Tabel 4. 8 - Uraian analisis alat Dump Truk . IV-21Tabel 4. 9 - Uraian analisis alat Excavator . IV-22Tabel 4. 10 - Analisis Biaya dan Sewa Peralalatan Per-jam . IV-24Tabel 4. 11 - Uraian analisis alat Whell Loader . IV-25Tabel 4. 12 - Uraian analisis alat Excavator 150 HP (0,9 M) . IV-25Tabel 4. 13 - Faktor Depresiasi Nilai Alat . IV-26Tabel 4. 14 - Prosentase Depresiasi Nilai . IV-27Tabel 4. 15 - Perbandingan 3 Macam Depresiasi . IV-28Tabel 4. 16 - contoh form standar untuk perekam analisi masing harga satuan. IV-29Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksivi

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABDAFTAR GAMBARGambar V. 1 - Contoh Daftar Kuantitas dan Harga 1 . V-3Gambar V. 2 - Contoh Daftar Kuantitas dan Harga 2 . V-4Gambar V. 3 - Contoh Daftar Kuantitas dan Harga 3 . V-4Gambar V. 4 - Contoh Daftar Kuantitas dan Harga 4 . V-5Gambar V. 5 - Contoh Daftar Kuantitas dan Harga 5 . V-6Gambar V. 6 - Contoh Daftar Kuantitas dan Harga 6 . V-6Gambar V. 7 - Contoh Daftar Kuantitas dan Harga 7 . V-7Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksivii

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABPETUNJUK PENGGUNAAN MODULDeskripsiModul Perhitungan Volume, Analisis Harga Satuan dan RAB ini terdiri dari tigakegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar pertama membahas SpesifikasiTeknis, belajar kedua membahas harga satuan pekerjaan dan ketigaperhitungan biaya pekerjaan,Peserta diklat mampu memahami dan menjelaskan spesifikasi teknis danrencana anggaran biaya dalam rangka menunjang perencanaan irigasi rawa.PersyaratanDalam mempelajari Perhitungan Volume, Analisis Harga Satuan dan RAB inipeserta diklat dilengkapi dengan modul bahan ajar dan metode dan medialainnya yang dibutuhkan.MetodeDalam pelaksanaan pembelajaran ini, metode yang dipergunakan adalahdengan kegiatan pemaparan yang dilakukan oleh Widyaiswara/Fasilitator,adanya kesempatan tanya jawab, curah pendapat, bahkan diskusiAlat Bantu/MediaUntuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran ini, diperlukan AlatBantu/Media pembelajaran tertentu, yaitu: LCD/projector, Laptop, white boarddengan spidol dan penghapusnya, bahan tayang, serta modul dan/atau bahanajar.Kompetensi DasarSetelah mengikuti pembelajaran ini peserta diklat diharapkan mampumemahami spesifikasi teknik, memahami faktor – faktor yang mempengaruhibiaya, memahami harga satuan pekerjaan, memahami harga standar/hargasatuanupah,bahandanperalatan,Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksimemahamiperhitunganbiayaviii

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABkonstruksi/biaya pekerjaan dalam rangka mendukung perencanaan irigasirawa lebak.Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksiix

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABBAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangLahan rawa merupakan lahan marjinal dengan permasalahan biofisik nnyamemerlukan strategi perencanaan dan teknik pengelolaan yang tepat.Upaya pembangunan pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangansaat ini semakin dihadapkan pada tantangan yang bertambah kompleks.Adanya kompetisi peruntukan lahan dan pesatnya alih fungsi lahanproduktif untuk kegiatan non pertanian akhir-akhir ini mendorongpentingnya arahan pengembangan pertanian pada lahan-lahan marjinal,termasuk lahan rawa yang berpotensinya baik.Guna mendukung pola tanam sebagian tanaman pangan , diperlukanpenataan jaringan irigasi beserta bangunan airnya.Salah satu faktorkeberhasilan untuk lahan pertanian terletak pada keserasian pengaturanair / sistem suplai dan drainase dalam mengantisipasi keberadaan lahansehingga dapat berdaya guna dan berhasil guna secara optimal. aandanpemasangan bangunan baru serta yang sudah ada secara nrawadanpemanfaatannya secara lestari dan berkelanjutan.Untuk mendukung hal di atas diperlukan pengetahuan penyusunanspesifikasi teknik, analisa harga satuan dan rencana anggaran biayadalam rangka penyusunan dokumen tender.Maksud dari spesifikasi Teknik , analisa harga satuan dan rencanaanggaran biaya untuk mendapatkan harga yang wajar dan terukur yangdipergunakan dalam tender dokumen sebagai pelelangan kepadakontraktor yang akan melaksanakan pekerjaan tersebut.Sedangkan tujuannya adalah untuk mendapatkan harga penawaran yangoptimum sesuai dengan kondisi lapangannya, agar pekerjaan yang sudahdiikat dalam kontrak nantinya dapat diselesaikan tepat waktu dan tepatmutu.Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan KonstruksiI-1

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABSecara garis besar spesifikasi teknik, analisa harga satuan dan rencanaanggaran biaya ini terdiri dari :1.2 Spesifikasi teknik, Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya Harga satuan pekerjaan Harga standar/harga satuan upah, bahan dan peralataan Perhitungan biaya konstruksi/biaya pekerjaanDeskripsiModul Perhitungan Volume, Analisis Harga Satuan dan RAB ini terdiridari tiga kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar membahasSpesifikasi Teknis, harga satuan pekerjaan, analisis harga satuan,perhitungan biaya langsungPeserta diklat mampu memahami dan menjelaskan spesifikasi teknis danrencana anggaran biaya dalam rangka menunjang perencanaan irigasirawa.1.3Tujuan Pembelajaran1.3.1 Kompetensi DasarSetelah mengikuti pembelajaran ini peserta diklat diharapkan oryangmempengaruhi biaya, memahami harga satuan pekerjaan, memahamiharga standar/harga satuan upah, bahan dan peralatan, memahamiperhitungan biaya konstruksi/biaya pekerjaan dalam rangka mendukungperencanaan irigasi rawa lebak.1.3.2 Indikator adiharapakandapatmenjelaskan :1) Spesifikasi Teknis2) Hargas Satuan pekerjaan3) Analisis Harga SatuanPusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan KonstruksiI-2

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RAB4) Perhitungan biaya pekerjaan1.4Materi Pokok dan Sub Materi Pokok1) Spesifikasi Teknisa) Umumb) Pekerjaan Tanahc) Penebangan PohonPekerjaa Betond) Pekerjaan Pasangane) Pasangan batu kos2) Harga Satuan Pekerjaana) Umumb) Kompoen biayac) Upahd) Bahane) Koefisien3) Analisis Harga satuana) Jenis Harga Satuanb) Metode Penyusunan dan pengumpulan hraga satuan4) Perhitungan Biaya pekerjaana) Umumb) Biaya Over Headc) Harga SatuanPekerjaand) PPn1.5Estimasi WaktuAlokasi waktu yang diberikan untuk pelaksanaan kegiatan belajarmengajar untuk mata diklat “Perhitungan Volume, AHS dan RAB” iniadalah 10 (sepuluh) jam pelajaran (JP) atau sekitar 450 menitPusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan KonstruksiI-3

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABBAB IISPESIFIKASI TEKNIKSetelah mengikuti Pembelajaran ini, peserta diklat diharapkan dapat menjelaskanspeseifikasi teknik2.1UmumDalam melaksanakan pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak, seorangpelaksana dilapangan dituntut untuk betul-betul memahami,menguasaidan melaksanakan dengan seksama ketentuan-ketentuan yang tercantumdalam Spesifikasi Umum dan Teknik agar pekerjaan berjalan sesuai yangdiinginkan oleh Direksi .Spesifikasi pekerjaan Sumber Daya Air yang ditulis disini merupakan uraianpenjelasan atau ringkasan tentang ketentuan-ketentuan teknis yang diambildari Spesifikasi Umum dan Teknik yang digunakan untuk proyek-proyekpekerjaan Sumber Daya Air.Tentu bukan seluruh ketentuan-ketentuan yang dimaksud yang akandiuraiakan, dijelaskan ataupun diringkas dalam tulisan ini, akan tetapi dipilihyang kurang lebih berisi substansi-substansi yang mempunyai pengaruhsignifikan dalam pelaksanaan suatu proyek pekerjaan sumber daya air .Oleh karena tulisan tentang Spesifikasi pekerjaan sumber daya air inihanya merupakan pedoman umum, maka untuk melaksanakan pekerjaansesuai spesifikasi, Pelaksana pekerjaan rawa juga harus tetap memahamidan menguasai teks asli dari Spesifikasi proyek yang dikelola sebagaibagian atau pemahaman dan penguasann dokumen kontrak secarakeseluruhan .Pada dasarnya setiap ketentuan yang ada dalam suatu pay item dapat ataubahkan kemungkinan diperlukan untuk dapat menyelesaikan suatu pay itemyang lain sehingga spesifikasi ini dapat melengkapi satu sama lain .Demikian mudah-mudahan buku Spesifikasi pekerjann Sumber Daya Air inidapat dimanfaatkan.Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan KonstruksiII - 1

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RAB2.2Pekerjaan Tanah2.2.1 Galian1) anan,pembuangan atau pembuatan stok tanah atau cadas atau materiallain pada badan jalan atau sekitarnya yang diperlukan untukpenyelesaian pekerjaan dengan hasil yang memuaskan daripekerjaan dalam kontrak.b)Pekerjaan pada umumnya diperlukan untuk pembuatan selokandan saluran air, unntuk pembuatan formasi galian atau pondasiuntuk pipa, gorong-gorong galian atau struktur lainnya, untukpembuangan material yang tak terpakai atau longsoran, untukbahan galian konstruksi atau pembuangan material sisa danumumnya untuk pembentukan suatu tempat kerja yang sesuaidengan spesifikasi dan yang memenuhi garis, ketinggian danpenampang melintang yang ditunjukkan dalam gambar atau yangdiperintahkan oleh Direksi.c)Kecuali untuk kepentingan pembayaran, ketentuan yang berlakuuntuk seluruh pekerjaan galian yang dilakukan dengan kontrak,dan seluruh galian dapat merupakan galian biasa.d)Galian biasa harus mencakup seluruh galian yang tidakdiklasifikasikan sebagai galian cadas.e)Kelandaian akhir, arah dan formasi sesudah galian tidak bolehbervariasi dari yang ditentukan lebih dari 2 cm pada setiap titik.f)Permukaan galian yang telah selesai yang terbuka terhadap aliranair permukaan harus cukup rata dan harus memiliki cukupkemiringan untuk menjamin drainase yang bebas dari permukaanitu tanpa terjadi genangan.2) Prosedur Umuma)Penggalian harus dilaksanakan hingga garis ketinggian elevasiyang ditentukan dalam Gambar atau petunjuk Direksi dan semuapekerjaan penebangan pohon dan pencabutan akar pada daerahyang harus sudah dilakukan menurut Pasal dalam kontrak danPusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan KonstruksiII - 2

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABharus mencakup pembuangan seluruh material dalam bentukapapun yang dijumpai, termasuk batu-bata, beton, tembok, danstruktur lainnya.b)Dimana material yang terbuka pada garis formasi atau permukaanlapis tanah lunak atau material lainnya yang tak tharusdipadatkan dengan benar atau seluruhnya dibuang dan digantidengan timbunan yang memenuhi syarat, sebagaimana diperintahDireksi.c)Galian pada tanah Dasar Perkerasan dan Bahu Jalan dan berm,selokan dan talud sesuai dengan ketentuan dalam kontrak,penyiapan Permukaan jalan, harus berlaku juga ketentuan dalampasal ini.3) Galian untuk Struktur dan Pipaa)Galian pipa, gorong-gorong atau saluran beton dan galian untukpondasi jembatan atau struktur lain, harus cukup ukurannya untukmemungkinkan pemasangan bahan yang benar, juga untukpengawasan dan pemadatan urugan kembali dibawah dandisekelilingg pekerjaan.b)Skor, turap atau tindakan lain untuk mengeluarkan air harusdipasang untuk memungkinkan ruang gerak yang cukup untukpelaksanaan dan pengawasan kerangka acuan dan untukmemungkinkan pemompaan dari tepi luar acuan, skor yangbergerak atau bergeser selama pekerjaan galian harus diperbaikiatau diperbesar untuk menjamin ruang bebas yang diperlukansewaktu konstruksi.c)Bila gorong-gorong atau galian lain dilakukan dalam timbunanyang baru, maka timbunan harus dibangun sampai denganketinggian yang diperlukan sejarak pada masing-masing sisi tidakkurang dari 5 x lebar galian tersebut, selanjutnya galian emungkinkan.Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan KonstruksiII - 3

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABd)Setiap pemompaan dari galian harus dilakukan sedemikian ngan beton, atau perioda 24 jam harus dilakukan denganpompa yang berada diluar acuan beton tersebut.e)Galian sampai elevasi akhir dari pondasi untuk pondasi strukturtidak boleh dilaksanakan sampai sesaat sebelum pondasi akandipasang.4) Galian Timbunana)Sumber galian, apakah dalam daerah milik jalan atau di tempatlain, harus digali sesuai dengan ketentuan dari Spesifikasi engoperasikan yang lama harus diperoleh dari Direksi secaratertulis sebelum operasi penggalian dimulai.c)Sumber galian tidak boleh diijinkan pada tanah yang mungkindiperlukan untukrencana pelebaran jalan atau keperluanpemerintah lainnya.d)Pembuangan lubang galian harus dilarang atau dibatasi jika iadapat mengganggu drainase alam atau rancangan.e)Pada bagian atas jalan, pembuatan lubang galian harus dibentuksedemikian rupa sehingga mengalirkan seluruh air permukaan kegorong-gorong berikutnya tanpa genangan.5) Galian yang tidak diukurSebagian besar pekerjaan galian dalam kontrak tidak akan diukur ataudibayar karena pekerjaan dipandang sudah dimasukkan kedalam hargapenawaran untuk beberapa macam material yang akan dipasang padagalian akhir, seperti, pekerjaan beton, pasangan batu, beton bertulang,gorong-gorong pipa dan lain-lain. Tipe dari galian yang secara spesifiktidak dimasukkan dari pengukuran adalah :a)Galian diluar garis yang ditunjukan dalam profil dan penampangmmelintang yang disetujui tidak akan dimasukkan dalam volumeyang diukur pembayaran kecuali dimana : tambahan pekerjaansebagai hasil dari longsoran lereng atau struktur penahan tanahPusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan KonstruksiII - 4

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABatau air (seperti skor, turap) yang sebelumnya telah diterimaDireksi secara tertulis.b)Pekerjaan galian untuk selokan drainase dan saluran air, tidakakan diukur dan tidak ada pembayaran menurut seksi ini.Pengukuran dan Pembayaran harus dilaksanakan menurutaturan kontrak.c)Pekerjaan galian yang dilaksanakan untuk pondasi struktur atauuntuk pemasangan pipa, gorong-gorong atau saluran beton,drainase berpori tidak akan diukur untuk pembayaran, biaya daripekerjaan ini dipandang telah dimasukkan kedalam hargasatuan yang ditawar untuk masing-masing material tersebut.d)Pekerjaan galian yang dilaksanakan untuk memperoleh materialuntuk konstruksi dari sumber material atau sumber lainnya diluardaerah konstruksi tidak boleh diukur untuk pembayaran, biayadari pekerjaan ini dipandang sudah dimasukkan kedalam perkerasan.6) Pengukuran galian untuk pembayarana)Pakerjaan galian yang ttidak dikeluarkan seperti diatas harusdiukur untuk pembayaran sebagai volume di tempat dalammeter kubik material yang dipindahkan. Dasar dari perhitunganini haruslah gambar penampang melintang yang disetujui daritanah sebelum digali untuk dipersyaratkan dan diterima dariakhir pekerjaan galian. Metode perhitungan haruslah metodeluas ujung rata-rata, menggunakan penampang melintang daripekerjaan yang berselang jarak tidak lebih 25 m.b)Pekerjaan galian yang dapat dimasukkan untuk pengukuran danpembayaran dalam pasal ini akan tetap dibayar sebagai galianmeskipun material galian tersebut untuk digunakan sebagaimaterial konstruksi dan diukur serta dibayar dalam seksi lain darispesifikasi ini.Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan KonstruksiII - 5

Modul 09 Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RABc)Kuantitas dari galian, diukur menurut ketentuan diatas, akandibayar

Modul Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RAB disusun dalam 6 (enam) bab yang terbagi atas Pendahuluan, Materi Pokok, dan Penutup. Penyusunan modul yang sistematis diharapkan mampu mempermudah peserta pelatihan dalam memahami Perhitungan Volume, Analisa Harga Satuan dan RAB dalam perencana rawa lebak.