Transcription

39BAB IIIMETODE PENELITIAN3.1. Setting dan Katakteristik Subyek Penelitian3.1.1. Setting Penelitian3.1.1.1. Lokasi penelitianMenurut Nasution, S (1996: 43), lokasi penelitian adalah lokasisituasi sosial yang mengandung tiga unsur, yakni: tempat, pelaku dankegiatan. Tempat adalah tiap lokasi dimana melakukan sesuatu, pelakuadalah semua orang yang terdapat di lokasi tersebut. Sedangkan kegiatanadalah apa yang dilakukan orang dalam situasi sosial tersebut.Berdasarkan pengertian tersebut di atas, maka yang dimaksuddengan lokasi penelitian adalah SD 3 Golantepus, yang terletak di JalanBalai Desa No.2 Desa Golantepus RT 04 RW 02 Kecamatan MejoboKabupaten Kudus.3.1.1.2. Waktu penelitianPenelitian ini dimulai pada bulan Juli sampai bulan Agustus 2016dari tahap survei hingga pelaksanaan tindakan.3.1.2. Karakteristik Subjek PenelitianSubjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD 3 Golantepus,Mejobo, Kudus yang berjumlah 21 siswa dengan perincian 8 orang siswalaki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Subjek penelitian ini mempunyaisikap awal yang heterogen, yakni ada siswa yang bersikap santun, ada yangbersikap mau menang sendiri, ada yang suka menghina temannya.Penelitian ini difokuskan pada sikap siswa dalam menjaga keutuhan NKRI.Sehingga perlu adanya tindakan mengembangkan sikap menjaga keutuhanNKRI.3.2. Variabel dan Definisi OperasionalDefinisi operasional dimaksudkan untuk menghindari kesalahanpemahaman dan perbedaan penafsiran yang berkaitan dengan istilah-istilah

40dalam judul skripsi. Sesuai dengan judul penelitian yaitu “Penerapan ModelPembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk MengembangkanSikap Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) danMeningkatkan Hasil Belajar pada Siswa Kelas 5 SD 3 Golantepus TahunPelajaran 2016/2017”, yang menjadi variabel terikat adalah modelpembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dan yang menjadivariabel bebas adalah sikap menjaga keutuhan NKRI dan hasil belajarsiswa. Maka definisi operasional dari variabel tersebut adalah:a. Model pembelajaran Value Clarification Technique (CVT) adalah suatumodel pembelajaran pendidikan nilai dengan teknik klarifikasi nilai yangdilakukan untuk membina dan melatih sejumlah keterampilan pada siswatentang bagaimana keterampilan atau kemampuan siswa dalammengklarifikasi nilai/moral/sikap, mengklarifikasi diri dan menilai(valueing) serta mengambil kesimpulan/sikap.b. Sikap menjaga keutuhan NKRI adalah suatu sikap yang mencerminkancinta tanah air, menghargai jasa para pahlawan dan selalu berusahamembina persatuan dan keutuhan bangsa.c. Hasil belajar dalam penelitian ini adalah penguasaan materi siswaterhadap materi menjaga keutuhan NKRI. Penguasaan didefinisikansebagai tingkat keberhasilan atau tingkat pemahaman dalam mempelajarimateri pelajaran.3.3. Prosedur PenelitianPenelitian yang dilakukan berbentuk Penelitian Tindakan Kelas(PTK). yang menekankan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan,yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas bersama.Penelitian tindakan kelas ini direncanakan akan dilaksanakansebanyak 2 siklus. Satu siklus terdiri dari 3 pertemuan. Masing-masingsiklus dilaksanakan melalui 4 tahapan. Arikunto (2011:20) mengemukakanada empat tahapan penting dalam penelitian tindakan, yaitu (1) perencanaan;

41(2) pelaksanaan; (3) pengamatan; (4) refleksi. Tahapan atau prosedurpenelitian tindakan kelas tersebut dapat dideskripsikan pada gambar berikut:Sumber : Arikunto (2010:16)Gambar 3.1 Siklus Penelitian Tindakan Kelas adaptasi dari Kemmisdan Taggart (Arikunto, 2011:132)Untuk lebih jelasnya, peneliti akan jelaskan prosedur penelitiannya:1) Tahap 1: Menyusun rancangan tindakan (Planning)Dalam tahap ini peneliti menjelaskan tentang, apa, mengapa, kapan,dimana, oleh siapa, dan bagaimana tindakan tersebut dilakukan.Perencanaan tindakan dilakukan untuk mengembangkan sikap menjagakeutuhan NKRI berdasarkan hasil identifikasi yang ditemukan peneliti.2) Tahap 2: Pelaksanaan Tindakan (Acting)Pada tahap pelaksanaan, peneliti akan melakukan tindakan berupapelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran ValueClarification Technique (VCT) pada pembelajan PKn siswa kelas 5 SD 3Golantepus.3) Tahap 3: Pengamatan (Observing)Selama proses pelaksanaan tindakan berlangsung, peneliti akan mengamatisegala sesuatu yang terjadi selama pelaksanaan tindakan berlangsung,termasuk mengamati aktivitas belajar siswa. Peneliti akan melakukan

42pengumpulan data hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi selamaproses pembelajaran berlangsung.4) Tahap 4: refleksi (Reflecting)Tahap refleksi ini adalah kegiatan untuk mengemukakan kembali apa yangsudah dilakukan. Refleksi dijadikan sebagai bahan evaluasi hasilpengamatan sehingga mendapatkan simpulan dari penelitian ini. Hasilrefleksi ini juga akan dijadikan sebagai acuan untuk menentukan tindakanselanjutnya.3.3.1. Perencanaan Tahap PenelitianPerencanaan tahap penelitian yang akan dilaksanakan terbagimenjadi dua tahap, yaitu perencanaan siklus I dan perencanaan siklus II.Kedua tahap tersebut akan dijelaskan sebagai berikut :3.3.1.1. Perencanaan Siklus ISiklus I terdiri dari 3 pertemuan. Masing-masing pertemuan terdiriatas 2 jam pelajaran. Tiap jam pelajaran 35 menit. Pada siklus I, 5 jampelajaran digunakan untuk proses pembelajaran, sedangkan satu jampelajaran digunakan menilai sikap menjaga keutuhan NKRI. Tindakanyang dilakukan meliputi hal-hal sebagai berikut :a. Perencanaan (Planning)1) Menelaah materi pembelajaran PKn kelas 5 Menjaga KeutuhanNegara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menelaahindikator-indikator pelajaran.2) Mengidentifikasi kesulitan siswa dalam mengembangkan sikapmenjaga keutuhan NKRI dan hambatan guru ketika menyampaikanmateri pada pembelajaran sebelum penelitian dilakukan.3) Menyusun perangkat pembelajaran yang meliputi Silabus, RPP,pedoman observasi aktivitas siswa, pedoman observasi aktivitaspeneliti, pedoman wawancara guru dan siswa, pedoman penskoran.4) Menyiapkan alat peraga dan dokumentasi.

43b. Pelaksana Tindakan (Acting)Pelaksanaan tindakan merupakan implementasi dari perencanaantindakan yaitu melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan modelpembelajaran Value Clarification Technique (VCT) pada materiMenjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Tindakan yang dilakukan pada siklus I dilaksanakan dalam tiga kalipertemuan yang meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.c. Pengamatan ( Observing)Peneliti melakukan pengamatan pada saat pembelajaran berlangsung,.Kegiatan observasi terdiri dari mengamati kemampuan siswa,memantau diskusi dan kerjasama siswa pada aspek afektif danpsikomotorik, mengamati aktivitas peneliti dalam pembelajaran(dilakukan oleh observer).d. Refleksi (Reflecting)Peneliti melakukan evaluasi hasil pengamatan dan menganalisis anpembelajarannya. Apabila tujuan mengembangkan sikap menjagakeutuhan NKRI pada siswa belum ada peningkatan, maka bisadilanjutkan ke siklus berikutnya sampai berkembangnya sikapmenjaga keutuhan NKRI.3.3.1.2. Perencanaan Siklus IISiklus II terdiri dari 2 pertemuan sama seperti siklus I. Masingmasing pertemuan terdiri atas 2 jam pelajaran. Tiap jam pelajaran 35menit. Tindakan yang dilakukan meliputi hal-hal sebagai berikut :a. Perencanaan (Planning)Dalam perencanaan tindakan pembelajaran ini berdasarkan pada hasilsiklus I yang terdiri dari :1) Membuat rencana tindakan penerapan model pembelajaran ValueClarification Technique (VCT) yang telah diperbarui berdasarkankelemahan yang diketahui dari pelaksanaan pada siklus I.2) Menyiapkan alat peraga dan alat dokumentasi.

443) Menyiapkan instrumen dalam proses penelitian siklus II yangantara lain sebagai berikut.a) Menyiapkan rancangan pelaksanaan pembelajaran yang meliputiSilabus, RPP, dan media pembelajaran.b) Menyiapkan lembar observasi, meliputi lembar observasiaktivitas siswa, keterampilan mengajar guru.c) kan sikap menjaga keutuhan NKRI dan soalevaluasi.d) Menyiapkan fasilitas atau sarana pendukung yang diperlukan,seperti alat dokumentasi, prasarana dan sarana pembelajaranterkait materi dan sebagainya.b. Pelaksana Tindakan (Acting)Pelaksanaan tindakan yang dilakukan pada siklus II dilaksanakandalam tiga pertemuan yang meliputi kegiatan pendahuluan, inti, danpenutup.c. Pengamatan ( Observing)Peneliti melakukan pengamatan pada saat pembelajaran berlangsung,.Kegiatan observasi terdiri dari mengamati kemampuan siswa,memantau diskusi dan kerjasama siswa pada aspek afektif danpsikomotorik, mengamati aktivitas peneliti dalam pembelajaran(dilakukan oleh observer).d. Refleksi (Reflecting)Peneliti melakukan evaluasi hasil pengamatan dan menganalisis anpembelajarannya. Apakah ada perkembangan yang memuaskanterhadap sikap menjaga keutuhan NKRI.

453.4. Teknik dan Alat Pengumpulan Data3.4.1. Teknik Pengumpulan DataDalam suatu penelitian, metode pengumpulan data memegang peranpenting dalam keberhasilan tindakan penelitian karena merupakan salah satufaktor yang berpengaruh dalam kualitas penelitian. Pengumpulan datadigunakan untuk memperoleh data yang benar dan kaurat dalam penelitianini, maka peneliti menggunakan beberapa metode. Teknik pengumpulandata dalam penelitian ini berupa teknik tes dan nontes yang secara lebihrinci dapat dilihat dari uraian sebagai berikut:3.4.1.1. Teknik TesArikunto menjelaskan bahwa tes merupakan alat atau proseduryang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana,dengan cara dan aturan-aturan yang ditentukan (2010: 266). Padmonomengemukakan bahwa tes merupakan cara untuk memperoleh informasitentang kemampuan aspek tertentu yang berbentuk serangkaianpertanyaan atau tugas yang harus dikerjakan oleh subjek sehinggamenghasilkan suatu informasi tentang keadaan (kemampuan) subjekyang dapat dibandingkan dengan suatu ukuran tertentu atau kelompoktertentu yang ditetapkan (2009: 19). Berdasarkan beberapa pendapat diatas tentang tes, dapat disimpulkan bahwa tes adalah suatu cara atau alatyang sistematis berupa serangkaian tugas yang harus dijawab ataudikerjakan oleh responden untuk mengukur nilai atau prestasi responden.Dalam penelitian ini teknik tes yang digunakan adalah tes tertulis yangmenunjukkan hasil belajar siswa dalampembelajaranPKn tentangmenjaga keutuhan NKRI. Tes tertulis yang akan digunakan dalam bentukobjektif berupa butir-butir tes yang berkaitan dengan kompetensi dasar.3.4.1.2. Teknik NontesTeknik nontes digunakan untuk mengetahui keadaan yangsebenarnya yang telah terjadi selama proses pembelajaran di kelas. Datadiperoleh dari hasil instrumen nontes berupa analisis hasil observasilangkah penggunaan model VCT

46a. ObservasiObservasi adalah suatu teknik yang dilakukan dengan caramengadakan pengamatan secara teliti serta pencatatan secarasistematis (Arikunto, 2011:30). Tujuan observasi adalah untukmemperoleh informasi data, dan rekaman hal-hal penting dalampembelajaran yang dapat dijadikan bahan untuk menemukan masalahdalam penelitian. Hasil observasi merupakan data bagi peneliti valuasikeberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran.Observasi dilakukan pada siswa kelas 5 SD 3 Golantepus denganStandar Kompetensi (SK) Memahami pentingnya keutuhan NegaraKesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pedoman observasi dalampembelajaran PKn adalah guru memasukkan nilai sikap menjagakeutuhan NKRI ke dalam RPP.b. DokumentasiDokumentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah a-karyamonumental dari seseorang (Sugiyono, 2010:329). Dokumen yangdigunakan dalan penelitian ini berupa daftar absensi siswa dan daftarnilai siswa kelas 5 SD 3 Golantepus. Peneliti juga menggunakandokumentasi berupa foto aktivitas guru dan siswa untuk mengetahuikembali gambaran aktivitas yang sudah dilakukan selama kegiatanpembelajaran berlangsung.3.4.2. Alat Pengumpulan DataMenurut Trianto (2011: 54) instrumen pengumpul data adalah alatbantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatanmengumpulkan agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah .Instrumen yang digunakan pada penelitian ini disesuaikan dengan teknikpengumpulan data, antara lain: lembar tes dan lembar observasi

473.4.2.1. Instrumen Pembelajaran PKn tentang Menjaga Keutuhan NegaraKesatuan Republik Indonesia (NKRI)a. Definisi KonsepPembelajaran PKn tentang menjaga keutuhan NKRI di kelas 5 sekolahdasar merupakan suatu proses pengembangan kemampuan siswa ke arahyang lebih baik untuk mengembangkan sikap menjaga keutuhan NKRI.Untuk mengukur tingkat keberhasilan proses belajar siswa, penelitimenentukan indikator-indikator yang akan dicapai siswa selama kegiatanpembelajaran yang menerapkan model VCT. Adapun indikator untukpenilaian adalah: mengikuti upacara dengan khidmat, mematuhiperaturan yang berlaku, menghargai pendapat orang lain, membinapersatuan dan kesatuan, tolong menolong sesam teman, dan Menghargaiteman yang berbeda suku bangsa, agama dan adat istiadatb. Definisi OperasionalPeningkatan pembelajaran PKn tentang menjaga keutuhan NKRIdapat dilihat pada proses belajar siswa terhadap pemahaman danpenugasan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Untukmengetahui perkembangan sikap menjaga keutuhan NKRI pada siswadan nilai proses belajar siswa, peneliti menggunakan alat pengumpul datanon tes yaitu angket. Untuk menilai hasil belajar siswa, penelitimenggunakan alat pengumpulan data yang berupa lembar tes.1) Non TesAlat non-tes yang digunakan untuk menilai sikap siswamenggunakan angket sebagai instrumen dalam mengumpulkan data.Angket merupakan sebuah pernyataan tertulis yang digunakan untukmemperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentangpribadinya, atau hal-hal yang diketahuinya (Arikunto, 2010: 94).Pengisian angket dilakukan pada saat akhir penelitian yaitu setelahsiswa melakukan posttest (dilakukan pada hari yang sama). Skalayang digunakan ialah skala sikap model Likert, yang terdiri dari limapilihan yaitu sangat setuju (SS) sengan skor 4, setuju (S)dengan skor

483, netral (N) dengan skor 2, Tidak setuju (TD) dengan skor 1, dansangat tidak setuju (STS) dengan skor angkan dalam PKn yaitu mengikuti upacara dengan khidmat,mematuhi peraturan yang berlaku, menghargai pendapat orang lain,membina persatuan dan kesatuan, tolong menolong sesam teman, danMenghargai teman yang berbeda suku bangsa, agama dan adatistiadat. Indikator sikap yang akan dikembangkan daam pembelajaranPKn dapat dilihat pada tabel 3.6.Tabel 3.1. Kisi-Kisi Instrumen Skala Sikap Menjaga Keutuhan NKRI padaSiklus IKomponen IndikatorObyek SikapKomponen SikapKognisiAfeksiHakikat NKRI2Tujuan NKRI2Mengikuti upacara dengan2khidmatMematuhi peraturan yang2berlakuMenghargai pendapat orang2lainTotal10Apabila dalam siklus I 00mencapai indikator keberhasilan,maka akan diperbaiki pada siklus II. Indikator sikap yang akandikembangkan daam pembelajaran PKn dapat dilihat pada tabel 3.7.Tabel 3.2. Kisi-Kisi Instrumen Skala Sikap Menjaga Keutuhan NKRI padaSiklus IIKomponen SikapKomponen Indikator siHakikat PancasilaTujuan Wawasan nusantaraMembinapersatuandankesatuanTolong menolong sesama teman22222222

49Menghargai teman yang berbedasuku bangsa, agama dan adatistiadat222620Total101010301002) TesLembar tes berisi soal-soal yang ditentukan berdasarkan kisi-kisisoal yang telah disusun sebelumnya. Kisi-kisi soal tersebut berisijumlah butir soal yang akan dibuat untuk setiap bentuk soal, setiappokok bahasan, dan setiap aspek kemampuan yang akan diukur.Kisi-kisi dibuat sesuai dengan standar kompetensi, kompetensidasar, dan indikator pembelajaran. Kisi-kisi soal akan digunakanpada dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:Tabel 3.3. Kisi-Kisi Soal Tes Siklus IKompetensi DasarIndikatorRanahNo. Soal1.1. MendeskripsikanNegara KesatuanRepublikIndonesia1. MenjelaskanberdirinyaNegara KesatuanRepublikIndonesia(NKRI)2. Menyebutkanwilayah NKRI3. Memahamipentingnyakeutuhan NKRIC1, C2, C41, 2, 3C4, C3, C1,C1, C1, C1C1, C5, C3,C3, C4, C4,C3, C2, C1,C4C2, C6, C3,C2, C3, C410, 15, 17,22, 23, 245, 6, 11, 12,13, 14, 16,20, 21, 254. Menjelaskanmakna negarayang ber BhinekaTunggal Ika4,7, 8, 9, 18,19,JumlahSoal36106

50Tabel 3.4. Kisi-Kisi Soal Tes Siklus IIKompetensi DasarIndikator1.2. Menjelaskanpentingnyakeutuhan NegaraKesatuanRepublikIndonesia1.3. Menunjuk-kancontoh-contohperilaku dalammenjagakeutuhan NegaraKesatuanRepublikIndonesiaJumlahSoal4RanahNo. Soal1. Memahaminilai-nilaiPancasilaC4, C5, C4,C35, 10, 19, 205. MenjelaskanwawasannusantaraC1, C6, C4,C4, C5, C11, 2, 6, 13,15, 22, 2476. Menjelaskancontoh-contohperilaku menjagakeutuhan NKRIC2, C3, C2,C3, C2, C5,C2, C2, C4,C2, C2, C2,C3, C33, 4, 7, 8, 9,11, 12, 14,16, 17, 18,21, 23, 25143.5. Validitas dan Reliabilitas Instrumen3.5.1. ValiditasValiditas berkenaan dengan ketepatan alat penilaian terhadapkonsep yang dinilai sehingga betul-betul menilai apa yang seharusnyadinilai. Dengan menggunakan instrument yang valid dalam pengumpulandata, maka diharapkan hasil penelitian akan menjadi valid. Validitas akandihitung dengan menggunakan rumus product moment angka kasar.Rumus dipergunakan menurut Arikunto (2007:72) sebagai berikut: *(( )() *)()

51Keterangan : Koefisien Korelasi Skor tiap item Skor total dari tiap subyek Jumlah subyekHarga r yang diperoleh dikonsultasikan dengan r tabel productmoment dengan taraf signifikan 5%. Jika harga r hitung r tabel productmoment, maka item soal yang diuji bersifat valid. Validitas sebuah soaldikatakan valid apabila mempunyai dukungan yang besar terhadap skortotal (Arikunto, 2007: 75).a. Uji Validitas Instrumen Sikap Menjaga Keutuhan NKRIUji validitas untuk instrument non tes siklus I, setelah dihitungdari 30 soal yang diujicobakan ada 26 soal yang valid.Tabel 3.5 Validasi Soal Angket Siklus INo.1.KriteriaValidNo. SoalJumlah1, 2, 3, 4,5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12,2613, 15, 16, 17, 18, 20, 22, 23, 24,25, 26, 28, 29, 302.Tidak Valid14, 19, 21, 274Uji validitas untuk instrumen soal angket siklus II, setelahdiujicobakan ternyata dari 30 soal terdapat 26 soal yang valid.Tabel 3.6 Validasi Soal Angket Siklus IINo.1.KriteriaValidNo. SoalJumlah1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13,2615, 16, 17, 18, 20, 21, 22, 23, 24,25, 26, 28, 29, 302.Tidak Valid6,14, 19, 274

52b. Uji Validitas Instrumen Tes Hasil BelajarUji validitas instrumen tes akhir siklus I, terdiri dari 25 soal.Setelah diujicobakan ada 20 soal yang valid.Tabel 3.7. Validasi Soal Tes Siklus INo.1.KriteriaValidNo. SoalJumlah1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 10, 12, 13, 14,2016, 17, 18, 20, 21, 22, 23, 24, 252.Tidak Valid6, 9, 11, 15, 195Uji validitas instrumen tes akhir siklus II, terdiri dari 25 soal.Setelah diujicobakan ada 20 soal yang valid.Tabel 3.8. Validasi Soal Tes Siklus IINo.1.KriteriaValidNo. SoalJumlah1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12,2013, 16, 17, 18, 19, 21, 24, 252.Tidak Valid14, 15, 20, 22, 2353.5.2. Reliabilitasa. Reliabilitas Instrumen Sikap Menjaga Keutuhan NKRIUntuk menghitung reliabilitas berkaitan dengan kontruk-kontrukpertanyaan yang merupakan dimensi suatu variable dan disusun dalamsuatu bentuk kuisioner, maka peneliti menggunakan rumus:r [()-,r koefisien reliability instrumen (cronbach alfa)k banyaknya butir pertanyaan total varians butir total variansSumber: Sujarweni, 2012; 186

53Suatu instrumen dianggap baik atau dapat digunakan dalamkaitannya dengan uji reliabilitas jika indeks reliabilitas lebih dari 0,60 atau0,60. Reliabilitas diuji hanya pada soal yang sudah layak dipakai.Setelah dihitung, ternyata soal instrumen sikap siklus I sebesar0,784 adalah reliabel dan soal instrumen sikap siklus II sebesar 0,784adalah reliabel.b. Reliabilitas Instrumen Hasil Belajar SiswaUntuk menghitung tingkat reliabilitas tes ini digunakan rumusKuder dan Richardson denganK-R 20 sebagai berikut: ()[]Keterangan: Indeks reliabilitas instrumen Banyaknya butir instrumen Proporsi banyaknya subyek yang menjawab benar padabutir ke iqi 1 – pi varians totalSumber: Arikunto, 2002: 101Suatu instrumen dianggap baik atau dapat digunakan dalamkaitannya dengan uji reliabilitas jika indeks reliabilitas atau t tabel 60 .Reliabilitas diuji hanya pada soal yang sudah layak dipakai.Setelah dilakukan uji reliabilitas pada soal instrumen sikap siklus Idiperoleh hasil t hitung sebesar 0.97. hal tersebut berarti instrumen sikapsiklus I reliabel. Selanjutnya dilakukan uji reliabilitas pada instrumen sikapsiklus II. Hasil yang diperoleh t hitung sebesar 0,97, hal tersebut berartiinstrumen sikap siklu II juga reliabel.

543.6. Analisis DataTahapan sesudah pengumpulan data adalah analisis data. Penelitimenggunakan teknik analisis data kuantitatif dalam penelitian ini untukmemastikan bahwa sikap menjaga keutuhan NKRI pada siswa berkembangserta hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan.Hasil observasi datayang dikumpulkan digunakan untukmengetahui apakah ada perkembangan sikap menjaga keutuhan NKRIseperti yang diharapkan dan dilakukan dengan cara menghitung persentasekemudian dideskripsikan.Perolehan skor sikap menjaga keutuhan NKRI disajikan dalambentuk diagram batang. Namun sebelumnya data akan disajikan dalambentuk tabel distribusi frekuensi data berkelompok (Kariadinata, 2012: 34)menyebut langkah-langkah untuk menyusun tabel distribusi frekuensi databerkelompok sebagai berikut.) dan data terkecil (3.6.1. Menentukan nilai (data) terbesar (). Setelahitu, mencari jangkauan (range) yang donitasikan dengan J atau R.J Data terbesar – data terkecil ()-()3.6.2. Menyusun banyaknya kelas (k) dengan menggunakan aturan sturgess.K 1 (3,3) log (n)Keterangan:k banyak kelasn banyak data3.6.3. Menentukan panjang kelas/interval kelas (p) dengan menggunakan rumus.p Keterangan:p panjang kelasj jangkauank banyaknya kelas

553.6.4. Membuat tabel distribusi frekuensi dengan panjang kelas yang diperoleh.Untuk menentukan interval kriteria perkembangan sikap menjagakeutuhan NKRI diambil dari data yang diperoleh mulai dari awalpenelitian hingga akhir penelitian. Peneliti telah menentukan intervalkriteria perkembangan sikap menjaga keutuhan NKRI sebagai berikut.Tabel 3.9 Interval kriteria Sikap Menjaga Keutuhan NKRI.No1.2.3.4.5.Rentang Nilai 7273 – 8081 – 8889 – 9697 – 104KriteriaSangat KurangKurangCukupBaikSangat BaikPeneliti juga menentukan interval kriteria hasil belajar siswasebagai berikut.Tabel 3.10. Interval kriteria Nilai Hasil Belajar SiswaNo1.2.3.4.5.Rentang NilaiKriteria 48Sangat Kurang49 – 61Kurang62 – 74Cukup75 – 87Baik88 – 100Sangat BaikHasil penghitungan kemudian dikonsultasikan dengan kriteriaketuntasan minimal belajar siswa di SD 3 Golantepus yang dikelompokkanke dalam dua kategori tuntas dan tidak tuntas. Kriteria ketuntasan minimalbelajar mata pelajaran PKn siswa kelas 5 SD 3 Golantepus disajikan padatabel 3.14 sebagai berikut.Tabel 3.11. Kriteria Ketuntasan Minimal Mata Pelajaran PKnKriteria KetuntasanKualifikasi 70Tuntas 70Tidak TuntasNilai siswa dengan tingkat ketuntasan 70 maka siswa dinyatakantuntas, sebaliknya jika ketuntasan 70 maka siswa dinyatakan tidak tuntas.

563.7. Indikator KeberhasilanIndikator keberhasilan penelitian ini ditandai dengan adanya perkembangansikap menjaga keutuhan NKRI dengan model pembelajaran ValueCalrification Technique (VCT) khususnya pada materi menjaga keutuhanNKRI dengan indicator keberhasilan sebagai berikut.1. Sikap menjaga keutuhan NKRI dalam pembelajaran PKn melalui modelpembelajaran Value Calrification Technique (VCT) materi menjagakeutuhan NKRI berkembang dengan kriteria penilaian minimal cukup.2. Hasil belajar siswa kelas 5 di SD 3 Golantepus materi menjaga keutuhanNKRI meningkat apabila nilai yang diperoleh siswa 70 dengan kriteriacukup.

Karakteristik Subjek Penelitian . Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD 3 Golantepus, . Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tindakan yang dilakukan pada siklus I dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan yang meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.