Transcription

23BAB IIFIQIH HISAB RUKYAT WAKTU SALATA. Pengertian Waktu SalatPenentuan awal waktu salat merupakan bagian dari ilmu falak yangperhitungannya ditetapkan berdasarkan garis edar matahari atau penelitianposisi matahari terhadap bumi.1 Perintah wajib mengerjakan salat limawaktu sehari semalam telah diterima oleh Rasulullah S.A.W semasaperistiwa Isra’ dan Mi’raj. Nabi Muhammad telah menerima wahyu secaralangsung dari Allah SWT dalam peristiwa tersebut.Namun pada umumnya, para ulama’ sepakat bahwa perintah salat5 waktu adalah wahyu Rasulullah ketika Isra’ Mi’raj yaitu Perjalanandengan tahap pertama bergerak horisontal dari Mekah menuju Palestina.Tahap kedua yaitu perjalanan lintas lapisan langit mencapai puncaknya padalangit ketujuh yang disebut sidratul muntaha dalam waktu semalam.Dari peristiwa tersebut maka manusia mempunyai kewajibanmelaksanakan salat, dan mereka juga mempunyai cara yang berbeda dalammenentukan waktu salat, sebagian ada yang melakukan dengan pengamatanlangsung terhadap posisi matahari dan sebagian yang lain denganmelakukan hisab sehingga keluarlah jadwal waktu salat.1Encup Supriatna, Hisab Rukyat dan Aplikasinya, Bandung : PT Refika Aditama, cet I,2007, Hlm 15

241. Pengertian salat menurut bahasaMenurut bahasa salat adalah do’a2 dalam firman Allahِ وصل علَي ِهم إِ َّن ص ََلتَك س َكن ََلم واللَّه ََِس يم ٌ ُ َ ْ ُ ٌ َ َ َ ْ ْ َ ِّ َ ٌَ يع َعل Artinya : “Dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu(menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah MahaMendengar lagi Maha Mengetahui.”3Salat juga mempunyai arti rahmat dan juga mempunyai artimemohon ampunan4 seperti yang terdapat dalam surat al-Ahzab ayat 56 Artinya : Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawatuntuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlahkamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatankepadanya5Kata Salat adalah kata jadian dari kata al-silat artinya hubunganhamba dengan tuhan. Dalam ibadat seseorang hamba menghadap Allahmaha pencipta dengan memusatkan daya dan gaya inderanya kepada2IAIN Syarif Hidayatullah, Ensiklopedi Islam Indonesia, Jakarta : Djambatan, 1992, hlm8343Departemen Agama, Al-Quran dan Terjemahnya, Bandung : Jumanatul Ali-Art (JART), hlm 2044Ahmad Izzuddin, Ilmu Falak Praktis (metode hisab rukyat praktis dan solusipermaslahannnya), Jakarta : Komala Grafika,2006, hlm 505Departemen Agama, Op Cit, hlm 427

25Allah6 sedangkan dalam pengertian lain asal kata salat bermaknapengagungan (ta’dzim), dan bisa juga bermakna ibadah yang dikhususukankarena di dalamnya terdapat pengagungan terhadap Allah SWT7.Dalam suatu riwayat dijelaskan bahwa salat adalah percakapanpribadi seorang hamba dengan tuhannya yaitu yang diriwayatkan olehAnas r.a (اعتد لوا يف السجود : م انه قال . عن انس رضي اهلل عنه عن النيب ص و اليبسط ذراعيه كالكلب واذا بزق فَل يبزقن بني يديه وال عن ميينه فانه ) ينا جي ربه Artinya :” Diriwayatkan dari Anas r.a : Nabi Muhamad SAW pernahbersabda : “lakukan sujud dengan sempurna dan janganlahlenganmua menyentuh tanah seperrti seekor anjing dan jikaengkau ingin meludah janganlah meludah ke depanmu, begitupula ke samping kanan mu karena orang yang mengerjakansalat sedang bercakap-cakap secara pribadi dengan tuhannya”82. Pengertian salat menurut istilahSecara terminologi syara’ (Jumhur Ulama’) salat berarti ucapandan perbuatan yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengansalam sesuai dengan syarat-syarat tertentu, sebagaian Madzhab Hanafimendifinisikan salat sebagai rangakaian rukun yang dikhususkan dandzikir yang ditetapkan dengan syarat-syarat tertentu dalam waktu yang6Departemen Agama, Ensiklopedi Islam Di Indonesia, Jakarta : Proyek peningkatanprAsarana dan sarana, 1993, hlm 10567Fadlolan Musyaffa’ Mu’thi, Salat Di Pesawat Dan Angkasa (Studi Komperatif AntarMadzhab Fiqih), Semarang : Syauqi Press, 2007, hlm 258Al-imam Zainudin, Ringkasan Shahih Al-Bukhari, diterjemahkan oleh Cecep Samsuldan Tholib Anis, dari Al-Tajrid Al-Shahih Li Ahadits Al-Jami’ Al-Shahih, Bandung : PenerbitMizan Anggota IKAPI, cet V, 2001, hlm 145

26telah ditetapkan pula. Sebagian Ulama’ Hambali memberikan ta’rif lainbahwa salat adalah nama untuk sebuah aktifitas yang terdiri dari rangkaianberdiri, ruku’ dan sujud.9Salat lima waktu mempunyai sejarah dan istilah masing-masing,istilah salat Zuhur Karena salat ini adalah salat pertama yang dilakukanoleh malaikat Jibril di pintu Ka’bah,10 dan dilakukan ketika WaktuDzahirah atau dalam keadaan panas. Sedangkan banyak ulama’ yangberpendapat bahwa shalat Asar adalah Salat Wustha yaitu shalat yangdilaksanakan ditengah-tengah antara terbir fajar dan terbenamnyamatahari, akan tetapi para ulama’ juga berbeda pendapat tentang istilah ini,namun menurut pendapat mayoritas ulama’ bahwa al-salatul al-Wusthaadalah salat Asar dengan dAsar surat Al-Baqarah ayat 238 : Artinya : Peliharalah semua salat(mu), dan (peliharalah) salat wustha11.Berdirilah untuk Allah (dalam salatmu) dengan khusyu'.12Dalam hadits juga juga disebutkan bahwa al-salatul al-wusthaadalah salat Asar sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh At-Fadlolan Musyaffa’ Mu’thi, Op cit, hlm 25Muhammad Nawawi, Syarah Sulamun An- Najah, Indonesia : Dar al kitab, hlm 1111Salat wustha ialah salat yang di tengah-tengah dan yang paling utama. ada yangberpendapat, bahwa yang dimaksud dengan Salat wusthaa ialah salat Asar. menurut kebanyakanahli hadits, ayat Ini menekankan agar semua salat itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya.91012Departemen Agama, Op cit, hlm 40

27Turmudzi. Akan tetapi dalam kitab Nailul al-Authar disebutkan ada 17pebedaan pendapat tentang istilah al-Salatul al-Wustha13 (صَلة الوسطى صَلة : قال رسول اهلل صلّعم : عن ابن مسعود قال رواه الرت مذي .) العصر Artinya : Dari Ibnu mas’ud Nabi bersabda : salatu wustha adalah salatAsar. (H.R At-Turmudzi)Akan tetapi ada juga yang berpendapat bahwa istilah salat Asar inikarena salat yang dikerjakan ketika berkurangnya cahaya matahari dansalat ini pertama dikerjakan oleh Nabi Yunus, kemudian untuk salatMagrib istilah ini salat ini karena dikerjakan waktu terbenamnya mataharidan pertama dikerjakan oleh Nabi Isa, sedangkan untuk salat Isya’ dengankasroh huruf ‘ain berarti awalnya gelap, sehingga salat Isya’ ini adalahsalat yang dikerjakan ketika mulai gelap.14Sedangkan waktu salat adalah waktu yang telah ditentukan olehAllah untuk menegakkan ibadah salat yakni batas waktu tertentumengerjakan waktu salat itu15. Ulama’ fiqih sepakat bahwa waktu salatfardhu itu telah ditentukan dengan jelas oleh Al-Qur’an dan haditsRasullah. Dan para ulama’ juga banyak berbeda pendapat tentangmasuknya awal waktu salat fardhu tersebut. Hampir seluruh kitab fikih adabab khusus yang membicarakan tentang Mawaqit As-salat. Dari sini jelasbahwa istilah awal waktu salat merupaka hasil ijtihad para ulama’ ketika13Muhammad Bin Ali Bin Muhammad Asy-Syaukani, Nailul Authar, Beirut-Libanon :Dal al-Kitab, jilid I, hlm 448-44914Muhammad Nawawi, Op cit, hlm 1215Abu Bakar Muhammad, Terjemah Subulus salam,jilid I, Surabaya : Al-Ikhlas, T th hlm304

28menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang berkaitan dengan waktusalat.16Kaitannya dengan awal waktu salat tentunya kita harus mengetahuitanda-tanda waktu salat yaitu tinggi matahari, yang dimaksud tinggimatahari disini adalah ketinggian posisi matahari yang terlihat (posisimatahari Mar’i bukan posisi matahari hakiki) pada awal atau akhir salatdilihat dari ufukB. Dasar Hukum Waktu SalatI.Dasar hukum dari Al-Qur’anAllah SWT telah menjelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Nisa‘bahwa salat itu diwajibkan itu mempunyai waktu tertentu : Artinya : “Sesungguhnya salat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunyaatas orang-orang yang beriman.“17Al-Zamakhsyari dalam tafsirnya Al-Kasyaf menafsiri ayat inibahwa seseorang tidak boleh mengakhirkan waktu dan mendahulukanwaktu salat seenaknya baik dalam keadaan aman atau takut.18 Lafadz“Kaanat” menujukkan ke-Mudawamah-an (continuitas) suatu perkara,16Susiknan Azhari, Pembaharuan Pemikiran Hisab di Indonesia (Studi Atas PemikiranSaadoe’ddin Djambek ),Yogyakarta : Pustaka Pelajar, cet I, 2002, hlm 8617Departemen Agama, Op cit, hlm 9618Az Zamakhsyariy, Tafsir Al Khasyaf, Beirut: Daar Al Fikr, 1997, juz I, hlm. 240

29maksudnya ketetapan waktu salat tak akan berubah sebagaimana dikatakanoleh Al Husain bin Abu Al ‘Izz Al Hamadaniy.19Sedangkan dalam Tafsir Manaar20bahwa sesungguhnya salat itutelah diatur waktunya oleh Allah SWT. كتابًا berarti wajib mua'kkad yangtelah ditetapkan waktunya di lauh al-mahfudz. موقوتًا berarti sudahditentukan batasan-batasan waktunya.Sebagaimana firmanNya melukiskan salat sebagai ( ً ) ِكتَابا ً َّموْ قُوتا kitaban mauqutan berarti salat adalah kewajiban yang tidak berubah,selalu harus dilaksanakan, dan tidak pernah gugur apapun sebabnya.Pendapat ini dikukuhkan oleh penganutnya dengan berkata bahwa tidakada alasan dalam konteks pembicaraan di sini untuk menyebut bahwa salatmempunyai waktu-waktu tertentu.21Dari beberapa tafsiran di atas, maka dapat disimpulkan bahwakonsekuensi logis dari ayat ini adalah salat harus dilakukan tepat padawaktu-waktu yang telah ditentukan, berdAsarkan dalil-dalil baik dari AlQur’an maupun Al-Hadis.Allah tidak menjelaskan secara gamblang waktu-waktu salat fardhutersebut. Al-Qur’an hanya mengisyaratkan sedangkan penjelasan yanglebih terperinci tentang waktu salat dalam hadits-hadits Nabi saw.Al Husain bin Abu Al ‘Izz Al Hamadaniy, Al gharib fi I’rab Al Qur’ani, Qatar: DaarAl- Tsaqafah, juz I, hlm. 78820Rasyid Ridha, Tafsir Manaar, Dar Al Ma’rifah: Beirut, juz 5, hlm. 38321M.Quraisy Syihab, Tafsir Al-Misbah,( Jakarta : Lentera Hati).cet III, 2005.hlm 57119

30a. Surat Hud ayat 114 Artinya : Dan Dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi danpetang) dan pada bahagian permulaan daripada nghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulahperingatan bagi orang-orang yang ingat22Sehubungan dengan firman Allah “dan dirikanlah salat itu padakedua tepi siang ”Ali Bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas danAl Hasan meriwayatkan dari Qatadah, Al- Dhahak, dan selainya menafsiriayat طرفى النهار adalah salat subuh dan Asar. Mungkin ayat ini diturunkansebelum ditetapkannya kewajiban salat lima waktu pada malam isra’sebab, sebelum ini hanya di wajibkan dua kali salat yaitu sebelum terbitmatahari dan salat setelah terbenam matahari.23b. Surat Al-Isra‘ ayat 78 2223Departemen Agama, op cit, hlm 235Muhammad nasib Ar-Rifa’i. Tafsir Ibnu Katsir.jilid 3. Gema Insani:Jakarta. hlm 215

31Artinya: Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelapmalam dan (dirikanlah pula salat) subuh. Sesungguhnya salatsubuh itu disaksikan (oleh malaikat)24Ahmad Mustafa dalam tafsirnya menyatakan bahwa salat yangdifardhukan kepada-mu setelah tergelincir matahari sampai dengangelapnya malam. Pernyataan ini menjadikan salat empat waktu yaitudhuhur, Asar, maghrib, isya, dan tunaikanlah salat subuh.25Semua mufasir telah sepakat bahwa ayat ini menerangkan salatyang lima dalam menafsirkan لدلوك الشمس terdapat dua pendapat yaitu261. Tergelincir atau condongnya matahari dari tengah langit. Demikianditerangkan Umar Bin Khatab dan Putranya, Abu Hurairah, IbnuAbbas, Hasan Sya’bi Atha’, Mujahid Qathadah, Dhahak, Abu Jajar danini pula yang dipilih Ibnu Jarir.2. Terbenam matahari. Demikian diterngkan Ali Bin Mas’ud, Ubay BinKa’ab, Abu Ubaid, dan yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.c. Surat Thaha ayat 130 24Departemen Agama, Op cit, hlm 291Ahmad Musthofa Al-Maraghi,Tafsir Al-Maraghi, CV. Thoha Putra: Semarang. hlm 8226Syekh H. Abdul Halim Hasan Binjai. Tafsir Al-Ahkam, Kencana: Jakarta,cet I, 200625hlm 521

32Artinya : Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, danbertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit mataharidan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktuwaktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari,supaya kamu merasa senang,27Ada juga ulama yang memahami perintah bertasbih berarti perintahmelaksanakan salat, karena salat mengandung tasbih, pensucian Allah danpujiannya. Bila dipahami demikian, maka ayat diatas dapat dijadikanisyarat tentang waktu-waktu salat yang ditetapkan Allah. Firman-Nya”Qobla Thuluu’i al-Syamsyi” sebelum matahari terbit mengisyaratkansalat shubuh. ”Wa Qobla Ghurub” dan sebelum terbenamnya adalah salatAsar. Firman Allah اناءالليل pada waktu-waktu malam menunjukkan salatmaghrib dan isya’ sedang واطرف النهار pada penghujung-penghujung siangadalah salat Zuhur.28d. Surat Ar-Rum ayat 17-18 Artinya : Maka bertasbihlah29 kepada Allah di waktu kamu berada dipetang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh, Dan bagiNyalah segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu27Departemen Agama, op cit, hlm 322M.Quraisy Syihab, Op cit, , hlm 400-40129maksud bertasbih dalam ayat 17 ialah bersembahyang. ayat-ayat 17 dan 18menerangkan tentang waktu sembahyang yang lima.28

33berada pada petang hari dan di waktu kamu berada di waktuZuhur30Ulama‘ memahami ayat diatas sebagai isyarat tentang waktu-waktusalat yang dimulai dengan salat Asar dan Maghrib yang ditunjukkan olehkata تمسون yaitu saat matahari baru saja akan terbenam dan atau saatsesaat matahari telah terbenam, lalu disusul dengan salat subuh yangditunujkkan oleh kata تصبحون kemudian salat isya‘ yang ditunjukkan olehkata عشيا dan salat Zuhur yang ditunujukkan تظهرون . Bagi yangmemahami ayat diatas berbicara tentang salat maka kata Subhana Allahmereka pahami dalam arti perintah melaksanakan salat, karena tasbih danpenyucian serta tahmid merupakan salah satu bagaian salat.31II.Dasar Hukum dari Hadisِ َ َن رس ِ ِِِ س ُ ْ ول اللَّه قَ َال َوق ْ ت الظُّ ْه ِر إ َذا َزالَت الش ُ َ َّ َع ْن َعْبد اللَّه بْ ِن َع ْم ٍرو أ ُ َّم ِِ ص َفَّر َّ َوَكا َن ِظ ُّل ُ الر ُج ِل َكطُوله َما ََلْ ََْي ُ ْ ص ُر َوَوق ْ َ ص ِر َما ََلْ ت ْ ت الْ َع ْ ض ِر الْ َع ِ ت ص ََل ِة الْم ْغ ِر ِ ِ ب َما ََلْ يَغ ص ََل ِة الْعِ َش ِاء َّ ب ُ ْ الش َف ُق َوَوق َ ت َ ُ ْ س َوَوق ْ الش َُ َّم ِِِ ص ِ ُ الصْب ِح ِم ْن طُل ُّ ص ََل ِة ُ ْ ف اللَّْي ِل ْاْل َْو َسط َوَوق ْ إِ ََل ن ْ وع الْ َف ْج ِر َما ََل َ ت 32 س ْ تَطْلُ ِع الش ُ َّم Artinya :“Dari Abdulloh bin Amr, sesungguhnya Nabi bersabda: “(Batas)waktu (salat) Zhuhur adalah dari matahari tergelincir sampaibayangan seseorang sama dengan tingginya, selagi belumdatang waktu Asar; waktu (salat) Asar adalah selama (cahaya)matahari belum menguning; waktu (salat) Maghrib adalahselama syafaq (sinar merah setelah matahari tenggelam) belumhilang; waktu (salat) Isya adalah (dari hilangnya sinar merah)30Departemen Agama, Op cit, hlm 407M.Quraisy Syihab,Jilid 11, Op cit, hlm 3032Imam Muslim, Sahih Muslim, Beirut-Libanon : Daar Al-Kutub Al-Illmiah, Jilid II,1994, hlm 54731

34sampai separuh malam (pertama); dan (batas) waktu (salat)Shubuh adalah dari terbitnya fajar sampai sebelum terbitnyamatahari.” (HR Muslim)Pada hadits diatas dijelaskana bahwa permulaan waktu Asar adalahketika akhir waktu Zuhur, sedangkan akhir waktu Asar adalah kuningnyamatahari atau masuk sebagian matahariDidukung oleh hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Jabir binAbdullah r.a عن جا بر رضى اهلل عنه قال ان النيب صلى اهلل عليه وسلم جاءه جربيل عليه السَلم فقال له قم فصله فصلى الظهر حني زالت الشمس مث جاءه العصر فقال قم فصله فصلى العصر حني صار ظل كل شيئ مثله مث جائه املغرب فقال قم فصله فصلى املغرب حني وجبت الشمس مث جاءه العشاء فقال قم فصله فصلى العشاء حني غاب الشفق مث جاءه الفجر فقال مث فصله فصلى الفجر حني برق الفجر او قال سطع البحر مث جاءه بعد الغد للظهر فقال قم فصله فصلى الظهر حني صار ظل كل شئ مثله مث جاءه العصر قم فصله فصلى العصر حني صار ظل كل شئ مثله مث جاءه املغرب وقتا واحدا َل يزل عنه مث جاءه العشاء حني ذهب نصف الليل اوقال ثلث الليل فقال قم فصله فصلى العشاء حني جاءه حني اسفر جدا فقال قم فصله فصلى الفجر مث قال (33 ماهذين الوقتني وقت (رواه امحد والنسائ والرتمذى Artinya : Dari Jabir bin Abdullah r.a berkata telah datang kepada NabiSAW, Jibril a.s lalu berkata kepadanya bangunlah, lalubersembahyanglah kemudian Nabi salat Zuhur dikala mataharitergelincir. Kemudian ia datang lagi kepadanya di waktu Asar33Muhammad Bin Ali Bin Muhammad Asy-Syaukani , Op cit, hlm 435

35lalu berkata. Bangunlah lalu sembahyanglah kemudian Nabisalat Asar di kala bayang-bayang sesuatu sama dengannya.Kemudian ia datang lagi kepadanya di waktu maghrib laluberkata bangunlah , kemudian Nabi salat Maghrib dikalamatahari terbenam. Kemudian datang lagi kepadanya di waktuisya’ lalu berkata : bangunlah dan salatlah kemudian Nabi salatIsya’ dikala mega merah telah terbenam. Kemudian ia datanglagi kepadanya di waktu fajar lalu berkata : bangun dan salatlah,kemudian Nabi salat fajar di kala fajar menyingsing, atau iaberkata: di waktu fajar besinar. Kemudian ia datang pula esokharinya pada waktu Zuhur kemudian ia berkata padanyabangunlah lalu salatlah kemudian Nabi salat Zuhur dikalabayang-bayang suatu sama dengannya. Kemudian datang lagikepadanya di waktu Asar dan ia berkata : bangunlah dan salatlahkemudia Nabi salat Asar dikala bayang-bayang matahari duakali sesuatu itu. Kemudian ia datang lagi kepadanya di waktumaghrib dalam waktu yang sama, tidak bergeser dari waktuyang sudah. Kemudian ia datang lagi di waktu Isya’ di kala telahlalu separo malam, atau ia berkata telah hilang sepertiga malam,kemudian Nabi Salat Isya’. Kemudian ia datang lagi kepadanyadi kala telah bercahaya benar dan ia berkata bangunlah lalusalatlah, kemudian Nabi salat fajar, kemudian Jibril berkata saatdua waktu itu adalah waktu salatBerdasarkan pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an maupunhadis tersebut, ketentuan waktu-waktu salat dapat dirincikan sebagaiberikut: (1) Zuhur, Waktu Zuhur dimulai sejak matahari tergelincir, yaitusesaat setelah matahari mencapai titik kulminasi (culmination) dalamperedaran hariannya, sampai tiba waktu Asar, (2) Asar, waktu Asardimulai saat panjang bayang-bayang suatu benda sama dengan bendanyaditambah dengan panjang bayang-bayang saat matahari berkulminasisampai tibanya waktu Magrib, (3) Magrib, waktu Magrib dimulai sejakmatahari terbenam sampai tiba waktu Isya, (4) Isya, waktu Isya dimulaisejak hilang mega merah sampai separuh malam (ada juga yang

36menyatakan akhir salat Isya adalah terbit fajar), dan (5) Subuh, waktuSubuh dimulai sejak terbit fajar sampai terbit matahariIII.Dasar hukum Al-Qur’an dan Hadis waktu salat Asar Artinya: Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelapmalam dan (dirikanlah pula salat) subuh. Sesungguhnya salatsubuh itu disaksikan (oleh malaikat)34Maksud dari ayat yang berbunyi “Sesudah Matahari Tergelincir“yaitu tergelincirnya matahari dari pertengahan langit, itulah awal waktusalat yang datang sesudahnya yakni salat Asar. Adapaun maksud dari“Sampai Gelap Malam“ialah pertama kali hari mulai gelap padapermulaan malam yaitu waktu yang meliputi salat magrib dan salat isya‘.Adapun yang di maksud “Quranal Fajri“yaitu salat shubuh.35 كان رسول اهلل صلعم يصلى العصر و الشمس مر تفعة : عن انس قال فيذهب الذا هب اَل العواَل فياء تيهم والشمس مر تفعة وبعض , حية العواَل من املد ينه على اربعة اميال وحنوه Artinya : “Diriwayatkan dari Anas Bin Malik: Rasulullah mengerjakansalat Asar pada saat matahari masih panas dan tinggi dan jikaseseorang pegi ke Al-A’wali, Madinah, ketika ia sampai disana34Departemen Agama, Op cit, hlm . 291Afif Abdul Fatah Thabbarah, Ruh Salat, Ter Saefuddin Zuhri, Jakarta : Pustaka AlKaustar, 2001, hlm 9635

37akan menemukan bahwa matahari masih tinggi. Sebagian orangmengatakan bahwa jarak antara Al-A’wali, Madinah dengankota adalah empat miil”36Hadits di atas menjelaskan tentang perintah menyegerakanmelaksanakan salat Asar pada awal waktunya, karena tidak mungkinmelaksanakan salat Asar setekah bepergian sejauh tiga miil, karenaberakhirnya salat Asar yaitu sebelum menguningnya matahari. كان رسول اهلل صلعم يصلى : عن هشام قال قالت عائشة ر ض ) العصر والشمس واقعة ىف حجرتى (رواه مسلم Artinya :Dari Hisyam berkata “Aisyah ra berkata : Rasulullah SAWmengerjakan salat Asar, sedang dalam bilikku belum kelihatanbayangan matahari dalam biliknya”(HR Muslim)37Hadits diatas menjelaskan bahwa dalam mengerjakan salat Asaradalah ketika bayangan matahari sama dengan suatu benda sedangkanakhir salat asar adalah ketika menguningnya matahari dan ketika masihada cahaya matahari di biliknya.C. Perbedaan Pendapat Ulama’ tentang Waktu Salat AsarAwal waktu Asar berdasarkan literatur-literatur fikih tidak adakesepakatan, hal ini dikarenakan fenomena yang dijadikan dasar tidak jelasatau terkesan apa adanya. Dalam hadis di atas, Nabi saw diajak salat Asaroleh Malaikat Jibril ketika panjang bayangan sama dengan tinggi bendasebenarnya dan pada keesokan harinya Nabi diajak pada saat panjang3637Op cit , hlm 446Imam Muslim, Op cit, hlm 230

38bayangan dua kali tinggi benda sebenarnya. Dari hadis inilah para fuqaha’berselisih pendapat mengenai waktu salat Asar yaitu adanya kesamaan antarapermulaan waktu Asar dan akhir waktu salat Zuhur dan mengenai waktuakhir waktu Asar. Beberapa pendapat ulama’ tentang waktu salat Asar :1) Menurut Imam Syafi'i38 قال الشافعى رمحه اهلل تعاَل ووقت العصر ىف الصيف اذا جاوز الظل كل شيء مثله بشيء ماكان وذلك حني ينفصل من اخر وقت الظهر Awal waktu Asar adalah bila bayang-bayang tongkat panjangnya samadengan panjang bayangan waktu tengah hari ditambah satu kali panjangtongkat sebenarnya. Pendapat ini diikuti Hasbi ash-Shiddiqie.2) Sedangkan Jumhurul ulama’ berpendapat masuknya awal waktu salat Asaryaitu ketika berakhirnya waktu Zuhur atau ketika bayang-bayang suatubenda sama dengan benda tersebut dan berakhir ketika tebenamnyamatahari,393) Sedangkan menurut pendapat Imam Hanafi4038Imam Abi Abdillah Muhammad Bin Idris Asy-Syafi’I, Al-Umm, Beirut-Libanon : DarAl-Kitab, Juz I, t.th, hlm 15339Wahbah Zuhaili, Al- fiqih Al-islami Wa Adillatihi, jilid I (thaharah dan salat), Bierut :Dar Al-fikr, hlm 66640Syamsudin Sarakhsi, Kitab Al-Mabsuth Juz 1-2, Beirut Libanon : Darul Kitab AlIlmiyah, hlm 143

39 وروي ا عن احلسن اىب حنيفه رمحهما اهلل تعاَل انه اذا صار الظل قامة خيرج وقت الظهر وال يد خل وقت العصر حىت يصري الظل قامتني Masuknya awal waktu Asar itu ketika bayang-bayang benda tersebutditambah dengan bayang Zuhur atau dua kali bayangan dari bendaPendapat ini diikuti Saadoe'ddin Jambek. Alasannya jika pendapat ImamSyafi’i yang digunakan akan menemukan kesulitan ketika membahas awalwaktu Asar di daerah-daerah kutub.414) Imam Maliki mengatakan bahwa Asar mempunyai dua waktu Pertamadimulai dari lebihnya (dalam ukuran panjang ) bayang-bayang suatu bendadengan tersebut sampai kuningnya matahari. Kedua Sinar mataharikekuning-kuningan sampai terbenamnya matahari.425) Sedangkan Imam Hambali berpendapat bahwa yang termasuk paling akhirwaktu salat Asar adalah sampai bayang-bayang sesuatu lebih panjang duakali dari panjang suatu benda. Dan pada saat itu boleh mendirikan salatAsar sampai terbenamnya matahari, hanya orang untuk salat pada waktuitu tetap dosa dan diharamkan sampai mengakhirkannya sampai padawaktu tersebut. Madzhab-madzhab lain tidak sependapat dengan pendapatdi atas.4341Selengkapnya baca Wahbah az-Zuhaili. Al-Fiqh al-Islamiy wa Adillatuhu, cet. II Beirut: Dar al-Fikr, 1989, I : 509. Baca juga Hasbi ash-Shiddiqie. Pedoman Salat, cet. X , Jakarta : BulanBintang, 1978, hlm. 128. Perhatikan pula Saadoe'ddin Jambek, Salat dan Puasa di daerah Kutub,cet. I, Jakarta : Bulan Bintang, 1974, hlm 9.42Muhammad Jawa Mughniyyah, Fiqih Lima Madzhab, Diterjemahkan oleh Masykurdkk dari Al-Fiqh ‘ala Al-Madzahib Al-Khamsah, Jakarta : Lentera, cet VI, 2007, hlm 7443Ibid

406) Pendapat yang memperhitungkan panjang bayangan pada waktu Zuhuratau mengambil dasar tambahannya dua kali panjang tongkat (di beberapanegara Eropa) dimaksudkan untuk mengatasi masalah panjang bayanganpada musim dingin.447) Pendapat lain menyatakan bahwa salat Asar merupakan waktupertengahan antara Zuhur dan Maghrib, tanpa perlu memperhitungkanjarak zenit matahari. Pendapat ini diperkuat dengan ungkapan As-Salatilal-Wustha (salat yang di tengah-tengah) dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 238yang ditafsirkan oleh sebagian ahli tafsir sebagai salat Asar.45 Jikapendapat ini yang digunakan, waktu salat Asar akan lebih cepat darijadwal salat yang berkembang selama ini.Penyebab perbedaan pendapat antara Imam Maliki dan Syafi’itermasuk pengikutnya adalah adanya suatu pertentangan pengertian hadisJibril dan hadits Abdullah Bin UmarDalam kitab Bidayatul Mujtahid46 juga dijelaskan beberapaperbedaan pendapat tentang waktu salat Asar diantaranya menurut Maliki,Syafi’i, dan Dawud sepakat bahwa permulaan waktu Asar itu merupakanakhir waktu Zuhur yaitu ketika bayangan suatu benda panjangnya samadengan benda itu.44Badan Hisab Rukyat Departemen Agama RI menggunakan rumusan panjangbayangan waktu Asar bayangan waktu Zuhur tinggi bendanya; Cotan ha 1 tan Zmt.Selengkapnya baca Departemen Agama RI. Penentuan Jadwal Waktu Salat Sepanjang Masa, cet.II, (Jakarta : Depag RI,), 1994/1995, hlm 29.45Sayyid Sabiq. Fiqh Sunnah, cet. IV, Beirut : Dar al-Fikr, 1983, hlm 86Al Faqih Abul Wahid Muhammad Bin Ahmad Bin Muhammad Ibnu Rusyd, BidayatulMujatahid Analisa Fiqih Para Mujtahid, di terjemahkan oleh Imam Ghazali dkk, dari BidayatulMujtahid Wa Nihayatul Muqtasid, Jakarta : Pustaka Amani, 2007, hlm 20546

41Kemudian ulama’ fiqih juga berlainan pendapat dalam menentukanakhir waktu Asar di antaranya:a) Abu Hanifah berpendapat bahwa akhir dari waktu Asar adalah kuningnyamatahari,b) sedangkan imam Syafi’I menegaskan bahwa akhir waktu Asar yangmukhtar artinya ketika bayangan sesuatu menjadi dua kali sepertinya danakhir waktu darurat adalah hingga terbenam matahari47c) Fuqoha’ telah sepakat bahwa akhir waktu Asar adalah sesaat sebelumterbenamnya matahari, berdAsarkan hadis dari Abu Huroiroh yangdiriwayatkan Bukhori dan Muslim:، الصبح الشمس فقد أدرك من أدرك من الصبح ركعة قبل أن تطلُع َُ العصر تغرب َ الشمس فقد أدرك ُ ومن أدرك ركعةمن العصر قبل أن ُArtinya : “Barang siapa yang sudah menyelesaikan satu raka’at salatSubuh sebelum matahari terbit, berarti ia telah melaksanakansalat Subuh secara utuh. Dan barang siapa sudahmenyelesaikan satu raka’at salat Asar sebelum matahariterbenam, berarti ia telah melaksanakan salat Asar secara utuhpula”48d) Akan tetapi ada sebagaian para fuqaha’ yang berbeda pendapat dalammenentukan akhir waktu Asar, ada dua riwayat dari Malik pertama akhirwaktu salat Asar adalah jika bayangan suatu benda dua kali panjang bendaitu, dan pendirian ini di kemukakan oleh Syafi’i. Kedua akhir waktu ssalat47Teungku M. Hasbi Ash Shiddiqi, Koleksi Hadits Hadis Hukum, Jakarta : PT, MagentaBhakti Guna, 1994, hlm 4648Ibnu Hajar Al-Asqolany, Bulugul Marom, hlm.43

42Asar adalah selama warna matahari belum nampak kuning dan pendapatini juga di ikuti oleh Ahmad Bin Hanbal.e) Sedangkan menurut ahli zahir akhir waktu salat Asar adalah selamamatahari belum nampak kuning, kira-kira cukup untuk melakukan saturokaat.49f) Al-Ishtakhri mengemukakan pendapat bahwa akhir waktu Asar yaituketika bayangan sesuatu telah menjadi dua kali, dan salat Asar yangdikerjakan setelahnya dihukumi ”qadha”50.Menurut Imam Nawawi dalam kitab Syarah Muslim menjelaskanbahwa salat Asar itu ada lima waktu yaitu waktu fadhilah (utama) yaitu awalwaktu dalam mengerjakan salat, waktu ikhtiyar yaitu ketika bayang-bayangmatahari sama dengan suatu benda, waktu jawaz yaitu ketika ketika bayangansesuatu dua kali hingga matahari telah menguning, waktu jawaz ma’almakruh yaitu ketika menguningnya matahari sampai dengan terbenamnyamatahari, dan waktu udzur yaitu waktu Zuhur yaitu mengumpulkan antarawaktu salat Zuhur dan Asar karena bepergian atau hujan.51Setiap penentuan awal waktu salat, para ulama’ tentu ada yangsepakat ataupun tidak sepakat dalam penentuan awal waktu salat danberakhirnya waktu salat, begitu pula dalam penentuan awal waktu salat Asarulama’ berbeda pendapat. Akan tetapi para ulama’ madzhab sepakat bahwadalam mendirikansalat tidak boleh melaksanakan salat sebelum masukwaktunya.49Teungku M. Hasbi Ash Shiddiqi, Op cit , hlm 206Teungku M. Hasbi Ash Shiddiqi, op cit, hlm 5751Imam Nawawi, Sahih Muslim Bi Syarhin Nawawi, juz 3, hlm 12450

43D. Data-Data Perhitungan Waktu SalatMenghitung waktu salat adalah menghitung kapan saat mataharimenempati posisi tertentu, yaitu pada waktu tergelincir, saat membuatbayang-bayang suatu benda sama panjang dengan bendanya atau dua kalipanjang bendanya, saat terbenam, saat hilangnya mega merah, saat terbit fajardan saat terbit matahari, dan untuk menentukan kapan (jam berapa) mataharimencapai kedudukan atau ketiggian tertentu sesuai dengan kedudukannyapada awal-awal waktu salat.52 Perhitungan waktu Salat Asar adakalanya yangmasih klasik dan juga kontemporer. Data yang diperlukan dalam perhitunganwaktu salat secara kontemporer dengan menggunakan data Ephemeris:1. Lintang TempatLintang Tempat adalah : Jarak dari suatu tempat ke katulistiwa diukurdengan melalui meridian langit, lintang sebelah selatan tanda negatif, danlintang sebelah utara tanda positif53 dalam istilah bahasa arab disebut عرض البلد , sedangkan dalam istilah asronominya Latitude. Data ini dapatdiperoleh dari Almanak, Atlas atau referensi lai

23 BAB II FIQIH HISAB RUKYAT WAKTU SALAT A. Pengertian Waktu Salat Penentuan awal waktu salat merupakan bagian dari ilmu